Menjembatani Agama dan Keragaman Gender Melalui Kajian Filsafat
- YAPHI
- Suara Keadilan
- Dilihat: 164
Perbincangan mengenai keragaman gender dan seksualitas semakin sering muncul di ruang publik. Namun, meningkatnya perhatian masyarakat tidak selalu diiringi dengan pemahaman yang memadai. Fenomena ini menjadi salah satu sorotan dalam diskusi yang diselenggarakan kanal YouTube LettsTalk Sexualities, Sabtu, (6/6), bersama Farid Muttaqin,Ph.D. sebagai moderator dan menghadirkan doktor filsafat agama, Masthuriyah Sa’dan, sebagai narasumber.
Add a commentDiskusi Buku “Tersungkur dan Tetap Melawan” di UIN Raden Mas Said dan Pertanyaan Peran Generasi Muda
- YAPHI
- Suara Keadilan
- Dilihat: 211
Sebuah diskusi buku dihelat di Aula Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said pada Rabu (3/6). Diskusi berlangsung dalam suasana yang hangat sekaligus reflektif dan dipenuhi mahasiswa, aktivis, dan pegiat literasi yang antusias mengikuti jalannya pembahasan.
Add a commentPekerja Rumah Tangga dan Politik Feminis di Balik Ruang Privat
- YAPHI
- Suara Keadilan
- Dilihat: 236
Perjuangan pekerja rumah tangga (PRT) tidak dapat dilepaskan dari persoalan gender, kelas sosial, dan berbagai lapisan identitas yang melekat pada perempuan. Dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan Jaringan Perempuan Indonesia Timur (JPIT) pada Jumat (29/5), aktivis perempuan Linda Tagie menyoroti bahwa mayoritas pekerja rumah tangga adalah perempuan yang hidup di persimpangan berbagai bentuk kerentanan, mulai dari status ekonomi, budaya, agama, hingga relasi kuasa dalam keluarga dan masyarakat.
Add a commentPesta Babi dan Teriakan dari Papua : Ketika Film Menjadi Suara yang Selama Ini Tak Didengar
- YAPHI
- Suara Keadilan
- Dilihat: 341
"Kalau hutan kami sudah diambil, kami mau tinggal di mana?"
Kalimat itu terdengar sederhana. Namun ketika muncul dalam film dokumenter Pesta Babi, ia menjelma menjadi jeritan yang sulit diabaikan. Bukan sekadar pertanyaan tentang tempat tinggal, melainkan pertanyaan tentang masa depan, identitas, dan hak hidup masyarakat adat Papua yang kini berhadapan dengan ekspansi proyek-proyek berskala besar di tanah leluhur mereka.
Add a commentDiskusi Perempuan Bumi : Ruang untuk Berduka, Ruang untuk Pulih
- YAPHI
- Suara Keadilan
- Dilihat: 173
Kedukaan merupakan pengalaman emosional yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan manusia. Namun, cara setiap orang menghadapi kehilangan sangat berbeda dan tidak selalu berjalan dalam pola yang sama. Dalam sebuah diskusi yang dimoderasi oleh Dwi Aryani dari Perempuan Bumi, Sabtu (23/5) mengenai kesehatan mental dan proses berduka, psikolog Dinastuti menjelaskan bahwa teori lima tahap kedukaan yang diperkenalkan Elisabeth Kübler-Ross kini lebih dipahami sebagai gelombang emosi yang dapat datang dan pergi secara berulang.
Add a comment


