Konsultasikan masalah anda

logo_yaphi150x150a.png

Yayasan Yekti Angudi Piadeging Hukum Indonesia (Yayasan YAPHI) berkarya atas dasar kemanusiaan, kebenaran, keadilan, kasih dan sikap kritis untuk mewujudkan masyarakat yang beradab dengan ciri kebhinekaan dalam lingkungan hidup yang lestari serta relasi yang penuh kedamaian. Yayasan YAPHI memiliki semangat dan mandat yang sama dengan Yayasan Pengabdian Hukum Indonesia (YAPHI) yang didirikan pada tahun 1987 oleh Yayasan Bimbingan Kesejahteraan Sosial (YBKS) Surakarta dengan Yayasan Ignatius Slamet Riyadi (YISR) Surakarta

whatsapp-image-2020-10-06-at-20.15.56.jpeg

Publikasi

Bersama rakyat menegakan keadilan

Kesehatan Jiwa dan Upaya Membangun Kesadaran Masyarakat : Jangan Biarkan Stigma Memasung Harapan

Dikutip dari koran Solopos edisi cetak, Selasa (13/10/2026), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat pada triwulan...

Jejak Digital yang Berbekas: Menjaga Tubuh, Privasi, dan Keamanan di Ruang Siber

Pernahkah kamu merasa bahwa aktivitasmu di internet sudah sangat transparan? Atau mungkin kamu pernah merasa khawatir...

Jangan Asal Share! Seni Selamat dan Cerdas Berlayar di Samudra Informasi Digital

Pernahkah kamu terbangun di pagi hari, membuka gawai, lalu tiba-tiba linimasa media sosialmu dipenuhi berita heboh...

Bebas Bersuara di Ruang Digital Masih Dibayangi Represi

Tingginya penetrasi internet di Indonesia belum sejalan dengan kualitas kebebasan berekspresi masyarakat. Ruang...

Saat Difabel Mengambil Alih Cerita di Ruang Digital

Layar-layar ponsel mungkin hanya berukuran beberapa inci. Di dalamnya, cerita tentang seseorang bisa bergerak jauh...

Laporan Pemantauan YLBHI : Cengkeraman Loreng Menjalar ke Sawah, Koperasi dan Ruang Sipil

Pada hari ketika seragam loreng memenuhi Lapangan Cilangkap untuk memperingati 81 tahun Tentara Nasional Indonesia,...

Ketika Menit Menentukan Nyawa: Kesiapsiagaan Bencana Harus Dimulai dari Rumah

Bencana tidak pernah memberi banyak waktu untuk berpikir. Ketika air tiba-tiba naik, tanah bergerak, atau gempa...

Perempuan Aman

SIARAN PERS Menuju TEMUNAS IV, Perempuan Adat Tegaskan Hak Memimpin dan Menentukan Masa Depan Jakarta, 29 September...

Audiensi Dewan Pendidikan Surakarta Membaca Kembali Arah Pendidikan Kota

Gedung Paripurna DPRD Kota Surakarta siang itu menjadi ruang bertemunya berbagai persoalan pendidikan. Jumat, 25...

Pangan Lokal, Tanah, Pengetahuan Perempuan, dan Peran Generasi Muda

Sinar matahari sore belum benar-benar tenggelam ketika pembicaraan tentang pangan dimulai. Ada nama-nama tanaman yang...

Di Balik Sepiring Nasi, Ada Tanah, Air dan Petani yang Tak Pernah Selesai Berjuang

Beberapa jam menunggu air mengalir ke sawah bisa terasa panjang bagi petani. Ketika musim kemarau datang, satu aliran...

Ketika Hidup Terlalu Cepat, Barangkali Kita Perlu Belajar Berhenti

Ada masa ketika manusia begitu sibuk mengejar waktu, sampai lupa bahwa waktu juga sedang membawa hidupnya pergi.

Buletin

Bersama rakyat menegakan keadilan

Media Sosial

Youtube