Konsultasikan masalah anda

logo_yaphi150x150a.png

Yayasan Yekti Angudi Piadeging Hukum Indonesia (Yayasan YAPHI) berkarya atas dasar kemanusiaan, kebenaran, keadilan, kasih dan sikap kritis untuk mewujudkan masyarakat yang beradab dengan ciri kebhinekaan dalam lingkungan hidup yang lestari serta relasi yang penuh kedamaian. Yayasan YAPHI memiliki semangat dan mandat yang sama dengan Yayasan Pengabdian Hukum Indonesia (YAPHI) yang didirikan pada tahun 1987 oleh Yayasan Bimbingan Kesejahteraan Sosial (YBKS) Surakarta dengan Yayasan Ignatius Slamet Riyadi (YISR) Surakarta

whatsapp-image-2020-10-06-at-20.15.56.jpeg

Publikasi

Bersama rakyat menegakan keadilan

Transisi Energi yang Mengubah Ruang Hidup dan Memunculkan Perlawanan

Bagi sebagian orang, transisi energi mungkin terdengar seperti jalan keluar dari ketergantungan pada bahan bakar...

Ketika Rokok Berhadapan dengan Kebijakan, Kesehatan, dan Pilihan Hidup Petani

Asap rokok mungkin tidak selalu terlihat. Namun, jejaknya hadir di banyak tempat antara lain, di sekitar sekolah,...

Catatan Talkshow Festival Udin : Sensor, Represi, dan Ancaman bagi Kebebasan Pers Mulai Menghantui Jurnalis

Kebebasan pers tidak selalu dibungkam dengan larangan menerbitkan berita. Kadang, ia bekerja dengan cara yang lebih...

Film Istimewa: Ketika Difabel Menjadi Tokoh Utama, Bukan Sekadar Objek Cerita

Pemutaran film Istimewa pada Kamis, 13 Agustus, di Solo, tidak sekadar menjadi agenda skrining sebuah film drama....

Di Balik Lemari Vivienne, Yeya Menemukan Luka Sejarah

Lampu panggung menyala. Seorang perempuan berdiri di hadapan penonton. Ia berdandan, memoles bibirnya dengan lipstik,...

RUU HAM dan Tarik-Menarik Kewenangan: Ketika Independensi Komnas HAM Dipertaruhkan

Di Ruang Pertamina Gedung 4 lantai 1, Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, Selasa, 11 Agustus 2026, diskusi...

Demokrasi yang Tertahan di Meja Legislasi

Enam tahun setelah wacana revisi Undang-Undang Pemilu pertama kali mengemuka pasca Pemilu 2019, pembaruan aturan...

Menagih Mandat Reforma Agraria

Hampir seperempat abad setelah TAP MPR Nomor IX/MPR/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam...

Komnas HAM: Untuk Pemulihan Korban Pelanggaran HAM yang Berat, Sebaiknya Pemerintah Bentuk Badan Pemulihan Korban Tersendiri

Jakarta - Komnas HAM menanti kebijakan baru pertanggungjawaban negara terhadap pemulihan hak-hak korban dan keluarga...

Satu Dekade UU Penyandang Disabilitas: Regulasi Bertambah, Pemenuhan Hak Dinilai Masih Tersendat

Sepuluh tahun sejak Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas disahkan, organisasi difabel...

Koalisi Keberlanjutan Media Dideklarasikan, Mencari Jalan Baru Menyelamatkan Jurnalisme Indonesia

Di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat terhadap industri media, puluhan organisasi media, asosiasi jurnalis,...

Stigma Londo Ireng Dinilai Mempersempit Ruang Sipil, OMS Didorong Perkuat Kolaborasi.

Istilah "londo ireng" yang belakangan disematkan kepada organisasi masyarakat sipil (OMS) dan lembaga swadaya...

Buletin

Bersama rakyat menegakan keadilan

Media Sosial

Youtube