







Konsultasikan masalah anda

Yayasan Yekti Angudi Piadeging Hukum Indonesia (Yayasan YAPHI) berkarya atas dasar kemanusiaan, kebenaran, keadilan, kasih dan sikap kritis untuk mewujudkan masyarakat yang beradab dengan ciri kebhinekaan dalam lingkungan hidup yang lestari serta relasi yang penuh kedamaian. Yayasan YAPHI memiliki semangat dan mandat yang sama dengan Yayasan Pengabdian Hukum Indonesia (YAPHI) yang didirikan pada tahun 1987 oleh Yayasan Bimbingan Kesejahteraan Sosial (YBKS) Surakarta dengan Yayasan Ignatius Slamet Riyadi (YISR) Surakarta

Publikasi
Merawat Ingatan, Menjaga Kemanusiaan dalam Perjuangan : Ita F. Nadia dan kerja panjang merawat keluarga korban
Ingatan tentang kekerasan politik tidak hanya tinggal dalam buku sejarah, arsip, atau cerita tentang orang-orang yang...
Dari Laut Bercerita, Apa yang Bisa Dipelajari dari Sejarah?
Pembicaraan tentang Laut Bercerita tidak berhenti pada bagaimana sebuah novel diangkat menjadi film. Di dalamnya ada...
Mengincar Karst Pracimantoro: Kesaksian Warga tentang Air, Tanah, dan Rencana Industri
Film Mengincar Karst Pracimantoro garapan WhatsDoc merekam kekhawatiran warga terhadap rencana industri semen dan...
Deklarasi KTT Hukum Rakyat 2026: Tanpa Persetujuan Masyarakat, Tidak Satu Izin Pun Diterima
Jakarta, 23 Oktober 2026 — Hari kedua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Hukum Rakyat 2026 yang berlangsung di Jakarta...
KTT Hukum Rakyat 2026: Demokratisasi untuk Mengembalikan Hukum kepada Rakyat
Jakarta, 22 Oktober 2026. Ketika penguasaan tanah dan sumber daya alam semakin didominasi negara, sementara hak serta...
Raga yang Pergi Mewariskan Ruh yang Menguatkan
Judul buku: Laut BerceritaPenulis: Leila S. ChudoriCetakan: 2017Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)Tebal: x +...
Aliansi Perempuan Indonesia Nilai Dua Tahun Prabowo-Gibran Gagal Lindungi Perempuan dan Demokrasi
Aliansi Perempuan Indonesia (API) menilai dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka belum...
Menggemakan Kembali Suara yang Dibungkam: Belajar Perlawanan dan Kesadaran Perempuan dari Majalah Api Kartini
Sejarah sering kali ditulis oleh para pemenang, dan dalam banyak catatan sejarah Indonesia, narasi pergerakan...
Karhutla Bukan Sekadar Bencana Musiman, AJI Dorong Jurnalisme Investigatif
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang kembali memburuk menjadi perhatian dalam diskusi publik...
Mengurai Sejarah Gerwani: Antara Perjuangan Hak Perempuan dan Stigma Politik
Gerakan Wanita Indonesia, atau yang lebih dikenal sebagai Gerwani, merupakan salah satu organisasi perempuan terbesar...
Menavigasi Batas Digital: Memahami Cinta, Manipulasi, dan Keamanan Diri dalam Relasi Modern
Di era serba digital saat ini, kemudahan berinteraksi dan bertukar data telah membawa dinamika baru dalam hubungan...
Membaca Fasisme dari Pembakaran Buku hingga Kehidupan Sehari-hari
Diskusi buku Fasisme dan Buku bersama Joss Wibisono mengajak peserta menelusuri hubungan antara pengetahuan,...








