Politik dan Hukum

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Dilatarbelakangi masih banyak teman penyandang disabilitas yang belum pernah menonton teater boneka Maria Tri Sulistyani akrab dipanggil Ria Papermoon kemudian menciptakan perform teater boneka yang kemudian mengambil berbagai jenis tema. Titik mulanya pada tahun 2018-2019 Ria memiliki workshop bersama teman Tuli kemudian ia ingin mementaskan karya mereka. Ada 15 orang teman Tuli dari komunitas. Setelah project bersama dilakukan mereka, teman Tuli bilang “Datanglah.” Ria mengaku, mereka silent project dan sengaja tidak menempelkan kata Tuli atau kata disabilitas.  Demikian penjelasan  Ria Papermoon saat diskusi tantangan dan inovasi menuju masyarakat inklusif yang digelar oleh Ford Foundation, Kamis, 9/9.  

Add a comment

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Persoalan penanganan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak banyak sekali dan masih parsial. Beberapa hambatan tersebut antara lain adalah layanan visum yang masih berbayar, meskipun ada lembaga pendamping yang menyatakan ada kemajuan sebab hasil visum korban dibayar oleh kepolisian. Terkait rehabilitasi medik baik fisik dan psikis bagi korban juga masih berbayar, tidak diakomodir dalam JKN BPJS-KIS.

Add a comment

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Kota Solo menjadi pelopor dalam pelaksanaan vaksinasi bagi penyandang disablitas dengan adanya pendataan dan sosialisasil. Hal itu telah dilakukan oleh salah satu elemen jaringan masyarakat sipil bernama Jaringan Visi Solo Inklusi yakni Pelaksana Harian Tim Advokasi Difabel (PH TAD) dengan melibatkan pegiat komunitas penyandang disabilitas sejak Maret 2021. Bahkan perwakilan PH TAD melalui dukungan dari lembaga ANV dari Belanda, mendapatkan pelatihan bermedia sosial untuk kampanye vaksinasi COVID-19.

Add a comment

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Saat ini jumlah penduduk Indonesia adalah 271 juta-an. Menurut penelitian World Health Organization (WHO), 15% penduduk dunia adalah penyandang disabilitas atau kerap disebut juga difabel. Penyandang disabilitas di Indonesia kerap mendapatkan perlakuan diskriminasi. Untuk mendapatkan apa saja pengalaman yang didapat oleh pegiat disabilitas, Lukas Ispandriarno lewat siaran Radio Katolikana pada Kamis (5/8), menghadirkan tiga orang narasumber yang sudah malang melintang di isu disabilitas.

Add a comment

Penilaian: 1 / 5

Aktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

“…untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial…”

Add a comment

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Dr. Nur Rofiah dari  Jaringan KUPI menjadi narasumber dalam diskusi bertema mewujudkan kebijakan berbasis bukti dalam proses legislasi RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) yang dihelat Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (25/7). Menurut Nur Rofiah, kekerasan seksual bertentangan dengan misi kerahmatan semesta Islam, tauhid, dan makarimah akhlak. Juga dengan Pancasila khususnya sila pertama dan kedua.

Add a comment

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Prof. Hinky Hindra Irawan Satari, Tim Pakar Satgas COVID-19  pada diskusi Forum Denpasar 12 Rabu (14/7) menyatakan bahwa harus ada evaluasi terkait PPKM Darurat yang diterapkan oleh pemerintah. Diperlukan diskusi bersama masyarakat, dan untuk membuat komunikasi dengan masyarakat ini berhasil yakni dengan bahasa yang semua masyarakat paham yang berpadu pada kearifan lokal. Sebab selama ini ia menilai bahwa komunikasi antara pemerintah dan masyarakat belum pas.

Add a comment

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Bertempat di Kantor Yayasan YAPHI, Jaringan Visi Solo Inklusi mengadakan perekaman suara Perda Kota Surakarta nomor 9 tahun 2020 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, Sabtu (12/6). Pengalihan wahana tersebut difasilitasi oleh Difalitera, sebuah platform sastra suara yang diketuai oleh Indah Darmastuti. Pekerjaan kerelawanan ini, berlatar belakang permintaan dari komunitas difabel netra yang masih memiliki hambatan untuk memahami isi-isi perda sehingga membutuhkan pengalihan wahana dari bahasa tulis ke suara.

Add a comment