Webinar Privasi dan Kebebasan Berekspresi di Ranah Digital
- YAPHI
- Seni dan Budaya
- Dilihat: 2053
Shrinking Civic Space adalah kondisi di mana ruang sipil tidak lagi aman atau tidak bisa lagi digunakan untuk berpartisipasi. Partisipasi bukan hanya lima tahun sekali tapi setiap detik. Ruang publik bukan hanya peluang untuk kebijakan publik tapi juga menjadi ruang terjadinya kejahatan dan pelanggaran terhadap kepentingan publik. Ruang publik justru tempat orang semakin timpa, ada yang makin menikmati tapi ada juga yang makin besar kerugian. Demikian dikatakan oleh Haris Azhar, Direktur Lokataru pada webinar bertema privasi dan kebebasan berekspresi di ranah digital yang dihelat oleh Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPNM), Rabu (23/3).
Add a commentResensi Film : Belajar Memahami Keunikan Anak dari Film Encanto
- YAPHI
- Seni dan Budaya
- Dilihat: 7873
Film Encanto yang diproduksi Walt Disney Picture dan Walt Disney Animation Studios bercerita tentang keluarga Madrigal yang tinggal di sebuah kota bernama Encanto dan terletak di pegunungan Kolombia. Alma yang mendapatkan kekuatan sihir di hutan itu setelah insiden yang terjadi desa tempat tinggalnya yang sebelumnya maka semua anggota keluarga Madrigal memiliki kekuatan ajaib dan unik.
Add a commentResensi Film Perempuan Tanah Jahanam
- YAPHI
- Seni dan Budaya
- Dilihat: 14526
Film Perempuan Tanah Jahanam besutan sutradara Joko Anwar dibintangi oleh Tara Basro, Marissa Anita, Christine Hakim, Asmara Abigail dan Ario Bayu. Film yang mengantongi banyak penghargaan Piala Citra 2020 menceritakan dua orang sahabat bernama Maya dan Dini, yang mengalami kesulitan keuangan setelah keluar dari pekerjaan sebelumnya yaitu kasir gerbang tol.
Add a commentPerempuan, Queer, dan Disabilitas dalam Pusaran Industri Kreatif
- YAPHI
- Seni dan Budaya
- Dilihat: 2601
Kelompok minoritas gender atau queer menghadapi masalah kekerasan dan selama masa pandemi COVID-19 mengalami penurunan pendapatan, peningkatan beban mengurus rumah akibat WFH hingga harus mendampingi anak dalam proses pembelajaran di rumah. Belum lagi, sejumlah sektor industri belum memberi kesempatan kerja setara dan inklusif bagi pekerja dengan ekspresi gender minoritas. Kelompok minoritas lainnya yang mengalami hal sama adalah penyandang disabilitas.
Add a commentPenyandang Disabilitas Netra Mengakses Situs Sejarah dan Budaya
- YAPHI
- Seni dan Budaya
- Dilihat: 1855
Faisal Mustofa tampak intens memainkan alat musik yang baru pertama kali ini dipegangnya. Alat musik yang bernama Guitar Q-Chord tersebut tanpa sulit ia mainkan setelah mendapat pengarahan dari Pendeta Yopi Rahmat yang sejak dari awal menyambut dengan ramah. Beberapa lagu berhasil ia iringi di antaranya Indonesia Pusaka dan Serumpun Padi di dalam Gereja Pantekosta, sebuah situs sejarah yang berada di Komplek Lodji Wetan. Selain Guitar Q-Chord, Faisal juga memainkan Akordion, alat musik mirip piano namun dimainkan dengan cara menggantungkan alat musik tersebut di badan pemain. Tangan kiri pemain memainkan tombol akord sedang tangan kanan melodi.
Add a comment



