Gaya Hidup

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Perubahan sering tumbuh dari tempat yang sederhana. Dari ruang pertemuan desa, rumah yang menjadi tempat produksi makanan ringan, perjalanan dengan kendaraan roda tiga menuju titik-titik strategis, sampai layar telepon genggam yang digunakan untuk menyuarakan persoalan warga. Cerita itu datang dari perempuan difabel yang selama ini berhadapan dengan stigma, keterbatasan akses, serta ruang partisipasi yang belum sepenuhnya terbuka. Mereka tidak hanya berbicara tentang persoalan yang dialami, tetapi mulai mengambil peran untuk mengubah lingkungan di sekitarnya. Dipandu oleh Wasingatu Zakiyah, mereka hadir dalam helatan Yayasan SAPDA, "Cerita Perubahan Kepemimpinan Perempuan Disabilitas dari Akar Rumput melalui Collective Care" via daring, Kamis (10/9).

Add a comment

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Sabtu malam (5/9) di Kedai Kebun, Jagalan, Surakarta, tidak langsung dimulai dengan percakapan tentang politik. Sebuah puisi lebih dulu mengisi ruang. Gaso berdiri membacakan sajak tentang kehilangan, hujan, rumah, dan kerinduan untuk pulang. Kata-kata yang lantang itu membawa para hadirin memasuki suasana reflektif dalam peringatan Harlah Gus Dur.

Add a comment

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Suasana Toko Buku Gramedia Slamet Riyadi, Solo, terasa berbeda ketika talkshow Book Tour Pulih di Solo dimulai pada Selasa, (1/9). Buku-buku yang tersusun di rak menjadi latar perbincangan tentang sesuatu yang tidak selalu terlihat yakni pengalaman buruk yang tersimpan dalam ingatan dan dapat kembali memengaruhi kehidupan seseorang.

Add a comment

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Pemutaran film Istimewa pada Kamis, 13 Agustus, di Solo, tidak sekadar menjadi agenda skrining sebuah film drama. Produsen film ini memiliki kedekatan dengan kisah di dalamnya dengan membawa cerita tentang keluarga, perjuangan, kehilangan, sekaligus kesempatan bagi difabel untuk tampil sebagai pelaku utama dalam sebuah karya sinema.

Add a comment