Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik, mental, spiritual, maupun sosial. Namun, masih banyak anak yang belum memahami hak-hak mereka sendiri, seperti hak untuk bermain, mendapatkan pendidikan, perlindungan, dan berpartisipasi. Mereka masih butuh edukasi dan sosialisasi tentang hak anak. Dengan mensosialisasikannya, sebenarnya juga bermanfaat bagi anak-anak.
Sosialisasi membentuk kemampuan berinteraksi sebab dengan berinteraksi dan bermain bersama teman sebaya, anak belajar: bekerja sama, berbagi, dan menunggu giliran, memahami perasaan orang lain (empati),mengelola konflik secara sehat, membangun rasa percaya diri dan harga diri. Anak yang sering bersosialisasi biasanya lebih mudah beradaptasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Lingkungan sebagai ruang belajar alami seperti taman, halaman rumah, atau lapangan, memberi anak pengalaman langsung untuk:mengenal alam dan keanekaragaman, mengasah motorik kasar (jalan sehat, mlaku bareng). Lingkungan yang aman dan mendukung membuat anak belajar tanggung jawab dan kepekaan sosial sejak dini.
Itulah latar belakang mengapa Yayasan YAPHI menyelenggarakan acara pelatihan hak anak bertema "Dolan Bareng, Sinau Hak Anak, " dalam rangkaian peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (HAKTPA) pada Minggu (30/11) di Ruang Anawim.
"Dolan Bareng, Sinau Hak Anak" diikuti oleh lebih dari 100 anak dan pendamping yang berasal dari Yaphi Kids, Fortunas, Kelompok Anak Desa Dukuh dan Kelompok Anak Gang Bengawan. Didahului dengan belajar tentang pengertian hak dengan metode belajar memakai tepuk dan lagu-lagu, anak-anak kemudian mempraktikannya. Mereka kemudian melakukan senam sehat sebelum jalan sehat yang menempuh jarak 500 meter. Usai pelaksanaan jalan bersama kemudian para peserta beristirahat sebelum berinteraksi kembali melakukan refleksi terkait pemenuhan hak.
Putri, peserta dari kelompok anak gang bengawan menyampaikan bahwa dia dan anak-anak yang ia dampingi merasa senang usai beracara. Demikian pula anak-anak dari Forum Orangtua Anak Disabilitas (Fortunas) Kecamatan Laweyan.Kevin, salah satunya dan mengungkapkan bahwa ia senang dan menikmati momen bermain bersama teman. Ia menunjukkan antusiasme yang tinggi terutama saat berelasi. (Ast)


