Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Dalam satu sesi tanya jawab pada even Forum Diskusi Denpasar 12 bertema Kewaspadaan Gelombang Ketiga COVID-19, sebuah pertanyaan menyeruak oleh peserta yakni kapan pandemi COVID-19 berakhir? Doktor Windhu Purnomo, dosen FKM Universitas Airlangga menjawab dengan menyatakan sebuah idiom bahwa pandemi akan berakhir saat “Cahaya yang berada di ujung lorong sudah tampak” ini artinya sudah ada cahaya di lorong, namun belum kelihatan lubangnya. Jadi sangat tergantung apakah kita nanti bisa terus berjalan, apakah kita akan salah langkah atau tidak. Menurut Windhu masyarakat sepertinya tidak mau bersabar dan persepsi masyarakat terkait risiko masih rendah. Ia menemui beberapa kasus Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang ketika belajar membaca dan menyanyi, mereka membuka masker dan itu diperbolehkan gurunya.



Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Indonesia dan semua negara di dunia saat ini sudah 1,5 tahun mengalami pandemi COVID-19. Oleh karenanya kemudian pemerintah mengambil langkah menerbiitkan kebijakan salah satunya Kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang menggantikan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pada 3 Juli 2021 kebijakan ini menjadi PPKM darurat yang sedianya berakhir tanggal 20 Juli, namun seiring berjalannya waktu kebijakan ini diundur lagi hingga 2 Agustus 2021.


Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Indonesia tercatat sebagai negara nomor dua tingkat Asean dan nomor delapan di dunia untuk peringkat tingginya angka perkawinan anak. Dalam sebuah penelitian kepada perempuan berusia 20- 40 tahun didapat sebanyak 25% dari mereka pernah mengalami perkawinan di bawah usia 18 tahun. Mereka biasanya anak perempuan, tinggal di desa, ekonomi rendah dan rentan terhadap kekerasan. Pada tahun 2020 angka perkawinan anak meningkat lagi terutama di 18 provinsi. Isu perkawinan anak ini memiliki dampak di antaranya 1,7% menurunkan pendapatan negara serta berisiko meningkatkan angka kematian bayi hingga lima kali.


Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Bertempat di Kantor Yayasan YAPHI, Jaringan Visi Solo Inklusi mengadakan perekaman suara Perda Kota Surakarta nomor 9 tahun 2020 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, Sabtu (12/6). Pengalihan wahana tersebut difasilitasi oleh Difalitera, sebuah platform sastra suara yang diketuai oleh Indah Darmastuti. Pekerjaan kerelawanan ini, berlatar belakang permintaan dari komunitas difabel netra yang masih memiliki hambatan untuk memahami isi-isi perda sehingga membutuhkan pengalihan wahana dari bahasa tulis ke suara.


Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

YouTube Kantor Berita KBR yang disiarkan jaringan radio seluruh Indonesia, salah satunya Radio Immanuel Surakarta, didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dan Bulan Sabit Merah atau International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) menyelenggarakan dialog interaktif Ruang Publik pada Senin (24/5). Dialog publik bertema Kesiapan dalam Pembelajaran Tatap Muka (PTM) menghadirkan narasumber Jamjam Muzaki, M.KP,Tenaga Ahli Seknas Satuan Pendidikan Aman Bencana dan Ainun Najib, S.Pd. I, Guru Pembina SMAN 1 Kragan-Rembang.


© 2022 All Rights Reserved.