Walikota Larang Gojek Online Masuk Solo

0

Puluhan pengemudi ojek pangkalan dan pengemudi becak memenuhi balai pertemuan Tawangarum, Balai Kota, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta bertemu Walikota FX Hadi Rudyatmo, untuk memprotes Gojek Online beroperasi di Solo. Menurut perwakilan ojek pangkalan dan pengemudi becak, keberadaan Gojek Online yang beroperasi di Solo akan mengurangi pendapatan mereka dan mematikan pendapatan pengemudi becak. Padahal becak merupakan alat angkut tradisional yang perlu dilindungi.

“Pendapatan pengemudi becak dan gojeg pangkalan menyusut drastis, karena Gojek Online beroperasi masuk ke Solo. Jelas pendapatan kami direbut mereka dan mematikan perolehan pendapatan,” tandas Sardi, salah satu pengemudi Ojek Pengkalan. Kami berharap Pemkot Solo, ujar Sardi, mencabut izin operasi dan dilarang masuk ke kota Solo. Selain itu, ujar dia menambahkan, juga tidak boleh mangkal di sepanjang jalan Slamet Riyadi.

“Pemerintah kota Solo, harus mencabut izin operasi Gojek Online dan dilarang masuk ke Solo. Kalau itu dibiarkan, pemerintah Solo membiarkan tukang becak mati, karena pendapatan kami direbut Gojek Online,” katanya.

Pengelola Gojek Online Indonesia, Arno Tse saat diwawancarai

Pengelola Gojek Online Indonesia, Arno Tse saat diwawancarai (dok. YAPHI)

Menanggapi hal itu, Walikota Solo Rudyatmo, menyatakan Pemkot tidak pernah memberi izin pada Gojek Online, apalagi masuk ke Kota Surakarta. Jangankan memperbolehkan mangkal Gojek Online di Jalan Slamet Riyadi, memberi izin saja tidak pernah.

“Perlu diketahui, Pemkot Solo tidak pernah memberi izin operasional pada Gojek Online di Solo.  Jadi jangan salah. Pemkab lain yang memberikan izin. Jadi Gojek Online memang dilarang masuk dan mangkal di Solo,” tandas Rudyatmo, Jumat, 25 Januari di auditorium, Balaikota.

Lebih lanjut Rudyatmo menegaskan, pengelola Gojek Online harus melarang para pengendara angkutan memasuki kota Solo. Kecuali mereka mengangkut box untuk makanan pesanan.

“Saya tidak mau kota ini menjadi ajang perpecahan lantaran Gojek Online tetap nekat beroperasi di Solo. Saya minta pengelola mencabut izin pengemudi yang nekat masuk ke Solo,” pungkas Rudyatmo.

Pengelola Gojek Online Arno Tse, SVP Operation PT Gojek Indonesia, menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap keberadaan trayek Gojeg yang beroperasi di Solo. “Kami akan evaluasi.”

Penulis : Eddy J Soetopo
Editor   : Eddy J Soe

Share.

About Author

Leave A Reply