Pemerintah Tetap Bangun Flyover Manahan

0

Pembangunan Jalan Layang yang melompati lintasan rel kereta api di Manahanan tetap akan dibangun dalam waktu dekat. Selain tidak ada alternatif lain untuk mengurangi kemacetan di dalam kota Solo, juga akan memberi solusi pengguna jalan yang akan menuju ke Bandara Adi Sumarmo.

“Tidak ada alternatif lain untuk mengurangi kemacetan diperlintasan kereta api sepadan jalan di Manahan. Pemerintah tetap akan membangun jalan layang. Selain DED (Design Enginering Design) juga sudah selesai, tinggal menunggu waktu,” tandas Hari Prihatno, Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Surakarta, Selasa (18/4) di Balai Soedjatmoko

Menurut Hari, pembangunan Flyover Manahan merupakan proyek percontohan nasional yang dirancang sejak lama. Bila nantinya Flayover tersebut, papar Hari, berhasil mengurangi kemacetan di dalam Kota Solo, tentu akan dilanjutkan di 5 titik perlintasan kereta api.

“Rencana pembangunan jalan layang di Manahan merupakan proyek percontohan lain dari lima titik perlintasan kereta api sebadan dengan jalan umum. Nantinya akan dilanjutkan dengan membangun di 5 titik perlintasan lain,” ujar dia.

Sementara itu, Sukma Larastiti peneliti Kajian Lingkar Transportasi, menyatakan pembangunan jalan layang di Manahan belum waktunya diperlukan. Pemerintah bisa saja melakukan gerakan transportasi berkelanjutan. Sebab, tanya dia, apakah dengan dibangunnya jalan layang di Manahan akan segera mengurangi kemacetan.

“Belum tentu kemacetan akan terurai. Selain menimbulkan titik-titik kemacetan di tempat lain, juga berimbas ke persoalan sosial-ekonomi lainnya,” katanya, “di negara lain trend pembangunan jalan layang justru tidak diteruskan. Bahkan di Korea Selatan, flyover justru dibongkar.”

Penulis : Eddy J Soetopo
Editor   : Eddy J Soe

Share.

About Author

Leave A Reply